Kolaborasi Lintas Instansi Hadapi Bencana, Gladi Posko Banjir Di Gelar Di Kecamatan Ajangale

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

BONE – Kodim 1407/Bone ikut menerjunkan personelnya dalam praktik Gladi Posko Latihan Penanggulangan Bencana Banjir “Perisai Petir-26” yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Senin (24/08/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir di wilayah Kabupaten Bone.

banner 325x300

Latihan yang dilaksanakan sejak Minggu hingga Senin tersebut menitikberatkan pada kesiapan personel, koordinasi antarinstansi, serta kemampuan melaksanakan prosedur penanggulangan bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Dandim 1407/Bone, Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, turun langsung memastikan kesiapan prajurit dalam mengikuti seluruh rangkaian latihan.

Ia menekankan pentingnya kesiapan personel dan perlengkapan sebagai bagian dari upaya memberikan respons terbaik apabila terjadi bencana di wilayah.

Dalam pelaksanaan gladi posko “Perisai Petir-26”, para prajurit dilatih memahami mekanisme penanganan bencana, mulai dari penerimaan informasi, pengambilan keputusan, koordinasi, hingga pelaksanaan tindakan di lapangan.

Latihan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menguji kesiapan satuan dalam menghadapi situasi darurat.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Danrem 141/Toddopuli, Kolonel Inf. Robinson Tallupadang, bersama sejumlah pejabat teras Korem 141/Toddopuli.

Kehadiran pimpinan dan pejabat Korem tersebut menjadi bagian dari pengawasan sekaligus memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Gladi posko “Perisai Petir-26” ini turut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya TNI-Polri, Basarnas, BPBD Kabupaten Bone, Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran.

Keterlibatan lintas instansi bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi saat bencana banjir.

Melalui latihan bersama ini, diharapkan setiap unsur yang terlibat memiliki pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Dengan demikian, apabila terjadi bencana, proses evakuasi, pertolongan, pengamanan, serta penanganan masyarakat terdampak dapat dilakukan secara terpadu dan efektif.

Dandim 1407/Bone menegaskan bahwa latihan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bentuk kesiapan nyata dalam menghadapi bencana.

Sinergi TNI-Polri dan seluruh instansi terkait diharapkan mampu memberikan respons cepat serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat bencana banjir di wilayah Kabupaten Bone. (Pendim 1407/Bone)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *